image by bbc.com
Sebagai pengusir dahaga, sparkling water
memang merupakan salah satu pilihan yang cukup nikmat terutama jika disajikan
dingin. Ketika diminum rasa segar langsung terasa berlarian di mulut dan
tenggorokan, selain itu rasanya yang ringan juga membuatnya sangat menyenangkan
untuk diminum banyak-banyak. Tetapi tahukah Anda bahwa ternyata minuman ini
memiliki efek yang buruk bagi gigi?
Dibanding minuman bersoda, sparkling water
memang lebih sehat karena tidak mengandung kalori atau gula. Tetapi kandungan
asam karbon yang membuatnya memiliki gelembung selayaknya soda juga memiliki
bahaya bagi gigi seperti minuman bersoda. Dilansir dari Daily Mail, menurut
Profesor Andrew Eder dari University College London's Eastman Dental Institute
kandungan asam yang dimilikinya ini mampu mengikis lapisan email pada gigi.
"Bahkan satu botol sparkling water dapat
membuat lapisan sangat kecil dari email terkikis. Setelah mengonsumsi makanan
atau minuman dengan kadar asam yang tinggi, kandungan tersebut akan tetap
bertahan dalam mulut hingga 45 menit sebelum akhirnya kembali ke tingkat
semula" terang Eder. Selain masalah gigi, pada beberapa sparkling water
yang memiliki rasa terdapat kandungan gula dan pemanis yang cukup tinggi. Hal
itu dapat menyebabkan kerusakan pada gigi.
Profesor Eder menyarankan untuk menggunakan
sedotan untuk minum sparkling water karena menyebabkan minimnya kontak dengan
gigi. Selain itu disarankan juga untuk hanya mengonsumsi minuman ini satu
hingga dua botol saja dalam seminggu. Dengan jumlah konsumsi yang tepat, maka
minuman ini tetap dapat menyegarkan Anda tanpa menjadi terlalu berbahaya.
Daily Mail
